Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi jajaran Kepolisian Republik Indonesia untuk memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat. Semangat itu diwujudkan Satlantas Polres Bengkalis melalui berbagai upaya menciptakan budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Bengkalis.
Mengusung tema *“80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” Satlantas Polres Bengkalis tidak hanya berfokus pada penegakan hukum lalu lintas. Satuan ini juga gencar melakukan edukasi dan kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, S.Tr.K., S.I.K. menegaskan bahwa kehadiran polisi lalu lintas harus memberikan rasa aman, nyaman, serta menjadi solusi atas persoalan di jalan raya.
“Polisi lalu lintas harus hadir secara humanis di tengah masyarakat. Kami ingin menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penindak,” ujar AKP Shandra Amalia.
Selain menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, Satlantas Polres Bengkalis secara rutin menggelar sosialisasi keselamatan berkendara. Sasaran kegiatan meliputi pelajar, komunitas, hingga masyarakat umum, dengan tujuan meningkatkan kesadaran bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama.
Dalam momentum HUT Bhayangkara ke-80, AKP Shandra mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan disiplin berlalu lintas sebagai budaya sehari-hari.
“Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas adalah bentuk nyata kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.
Dengan semangat pengabdian selama delapan dekade, Satlantas Polres Bengkalis berkomitmen menghadirkan pelayanan yang profesional, modern, dan terpercaya. Tujuannya, mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di Negeri Junjungan.jhon
(WFN)