Institut Karate-do Indonesia atau INKAI Kabupaten Bengkalis sukses menggelar kejuaraan _INKAI Bengkalis Championship 2026.
Ajang bergengsi ini berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu, 4–5 Juli 2026, di Gedung Aula SD Negeri 02 Kecamatan Mandau. Ratusan karateka dari berbagai dojo se-Kabupaten Bengkalis turun bertanding memperebutkan medali di kategori Usia Dini, Junior, dan Senior.
Kejuaraan ini mendapat dukungan penuh dari Kapolres Bengkalis AKBP Fahrizal Saleh Siregar, S.I.K.,M.Si. selaku penggagas utama kegiatan positif bagi pelajar dan generasi muda.
Turut menjadi motor penggerak kegiatan, Ketua FORKI Bengkalis Aiptu D.L. Tobing, S.E., serta Ketua Pengda Wadokai Riau sekaligus Kasat Intelkam Polres Pelalawan AKP Doddy Tobing, S.IP.,
Untuk memastikan pertandingan berjalan adil dan profesional, kejuaraan dipimpin langsung oleh Dewan Wasit INKAI Bengkalis yang bersertifikat nasional. Tim wasit dikomandoi Ketua Dewan Wasit dengan kualifikasi DAN.
“Kehadiran wasit yang kompeten menjadi jaminan kejuaraan berjalan sesuai aturan, transparan, dan melahirkan juara yang memang layak,” tegas Aiptu D.L. Tobing, S.E., Ketua FORKI Bengkalis.
Dalam arahannya, kepada seluruh peserta "Tingkatkan prestasi baik di karate dan sekolah,anak karate harus rajin mendengar,lambat berkata-kata dan lambat marah,jauhi balap liar dan khusus orang tua sama-sama kita mengawasi agar anak kita terhindar dari bahaya Narkoba dan terutama Anak karate harus taat aturan hukum
Selamat bertanding, berikan prestasi terbaik dalam perebutan Piala Kapolres Bengkalis dan Piala Bergilir Ketua Umum FORKI Bengkalis.”
Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Saradahtam Bendesa, S.I.K., M.A., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada INKAI Pungkasnya.
“Kejuaraan bukan hanya soal medali dan juara. Ini adalah panggung untuk menempa mental, disiplin, sportivitas, dan karakter. Nilai-nilai inilah yang sangat dibutuhkan generasi muda Mandau dan Bengkalis ke depan,” ujarnya.
AKP I Made Pasek Saradahtam Bendesajuga mengingatkan filosofi karate: "Karate itu tidak ada serangan pertama. Jadilah atlet yang kuat, tapi berhati lembut. Hormati lawan, hargai wasit, dan taat aturan. Menang tanpa arogansi, kalah tanpa dendam. Itu ksatria sejati.”_
Kejuaraan resmi dibuka dengan mengucapkan _Bismillahirrahmanirrahim_ dan memperebutkan Piala Kapolres Bengkalis serta Piala Bergilir Ketua Umum FORKI Bengkalis.jhon.
(WFN)