Iklan

Iklan floating bawah

Iklan

,

Iklan

Jalan PT Adei Divisi 1 KMS Digegerkan Penemuan Pria Meninggal di Dalam Rumah.

Kamis, 06 Agustus 2026, 23:28 WIB | 0 Di Baca Last Updated 2026-08-06T16:28:33Z

Pinggir Bengkalis -
Wartakanfaktanews.com.

Suasana di Jalan PT Adei Divisi 1 KMS, RT 004/RW 002, Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, mendadak dikejutkan dengan penemuan seorang pria berusia 31 tahun yang meninggal dunia di dalam rumahnya pada Rabu (5/8/2026) malam.


Kapolsek Pinggir Kompol Agung Rama Setiawan, Membenarkan ada Sorang pria ditemukan tak bernyawa di dalam rumah di kawasan PT. Adei Div 1 KMS RT 004 RW 002 Desa Muara Basung pada hari Rabu tanggal 05Agustus 2026 sekira pukul 19.30 wib.

Korban berinisial KS (31) pertama kali ditemukan oleh kedua orang tuanya setelah mereka pulang dari ladang sekitar pukul 18.30 WIB. Saat tiba di rumah, pintu dalam keadaan terkunci dari dalam. Setelah berhasil masuk, keluarga menemukan korban sudah tidak bernyawa dan segera memberitahukan kerabat serta melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.terangnya

Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Polsek Pinggir bersama tim piket gabungan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh tenaga medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban selain temuan yang berkaitan dengan kondisi saat korban ditemukan. Polisi juga mengumpulkan informasi dari keluarga mengenai riwayat kesehatan korban.

Menurut keterangan keluarga, Ditambahkannya, Dalam beberapa minggu terakhir korban diketahui sering mengeluhkan sulit tidur, sakit perut, serta kecemasan. Korban bahkan telah beberapa kali menjalani pemeriksaan di sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kejiwaan dan dokter spesialis penyakit dalam.

Selain itu, keluarga menyebut korban dikenal sebagai sosok pendiam dan tidak memiliki persoalan maupun konflik dengan orang lain.pungkasnya

Hasil penyelidikan sementara kepolisian tidak mengarah pada adanya dugaan tindak pidana. Sementara itu, pihak keluarga memutuskan menolak dilakukan visum maupun autopsi terhadap jenazah dan telah membuat surat pernyataan resmi. Korban dijadwalkan dimakamkan pada Kamis (6/8/2026).

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai peristiwa tersebut dan menghormati privasi keluarga yang sedang berduka, dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental orang-orang di sekitar kita. Jika seseorang menunjukkan tanda-tanda mengalami tekanan emosional atau membutuhkan bantuan, dukungan dari keluarga, sahabat, maupun tenaga kesehatan dapat menjadi langkah penting untuk membantu mereka memperoleh penanganan yang tepat.

(WFN)

Iklan